130 Negara Belum Vaksin Covid Sama Sekali, Pengamat

130 Negara Belum Vaksin Covid Sama Sekali, Pengamat

Data hasil uji klinik fase 3 di Brasil yang menunjukkan efikasi vaksin Sinovac sebesar seventy eight persen dipertimbangkan pula oleh BPOM. Menurut Penny, vaksin Sinovac juga terbukti memiliki kemampuan dalam pembentukan antibodi dalam tubuh dan juga kemampuan antibodi dalam membunuh atau menetralkan virus . Bukti itu dilihat dari hasil uji klinik fase 1 dan 2 di Tiongkok dengan periode pemantauan sampai 6 bulan. Mengutip rilis Kementerian Kesehatan , di tahap selanjutnya, Sinovac bakal mengirim vaksin Covid-19 dalam bentuk bahan baku sebanyak a hundred and forty juta dosis secara bertahap dimulai dari Januari 2021. Sejauh ini, “Hoax Buster” telah menghasilkan lebih dari 870 artikel klarifikasi terhadap pelbagai informasi terkait COVID-19.

COVAX Facility memiliki target pengadaan vaksin bagi 20 persen dari populasi setiap negara AMC dan mendukung kesiapan negara AMC untuk melakukan rencana vaksinasi nasional. “Tentunya pengadaan akan dilakukan secara bertahap karena masih terbatasnya vaksin yang tersedia bagi semua negara,” ujar Menlu. Kelompok pertama yang disebut di dalam surat edaran tersebut adalah kelompok lansia, yang dikatakan dapat menerima Vaksin Sinovac sebanyak dua dosis, dengan rentang pemberian 28 hari di antara kedua dosisnya. Namun, seiring dengan selesainya uji klinis Vaksin Sinovac di Brazil dan Turki yang mana turut melibatkan responden lansia, BPOM dan Kemenkes pun turut mengevaluasi kebijakan pemberian Vaksin Sinovac untuk lansia.

Sementara itu, mayoritas masyarakat Indonesia juga melihat setidaknya lima kelompok prioritas tertinggi yang perlu segera mendapatkan vaksinasi Covid-19. Selain itu, seventy eight persen masyarakat Thailand bersedia menerima vaksinasi diikuti Singapura dan Malaysia dan terakhir Filipina sixty eight persen. KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk dalam jajaran 10 negara tercepat dalam melaksanakan vaksinasi di tahun 2021 ini. Perlu hingga tiga kali suntikan vaksin Covid-19 jik amenggunakan vaksin Sinovac untuk mendapatkan kekebalan tubuh hingga 20 kali lebih baik. Tenaga Kesehatan RSIA Rika Amalia Palembang, Ningwidya Putri mengatakan vaksinasi dapat menjadi langkah yang tepat bagi pemerintah untuk menghentikan laju penularan virus COVID-19 di Indonesia.

“Tingkat pemahaman masyarakat Indonesia mengenai vaksin itu sendiri, efek samping, dan potensi mereka yang memiliki resiko tertular cukup baik,” katanya. Tingkat pemahaman masyarakat Indonesia mengenai vaksin itu sendiri, efek samping, dan potensi mereka yang memiliki resiko tertular cukup baik. Namun, ia juga mengingatkan, masyarakat tetap jangan lengah meski progres vaksinasi makin masif dan kasus Covid-19 makin melandai. Indonesia tetap harus melakukan penguatan penerapan protokol kesehatan dan penguatan 3T. Febrio juga mengatakan, dengan progres vaksinasi yang cepat, akan menjadi sentimen positif bagi baik kehidupan sosial masyarakat maupun pemulihan ekonomi. Vaksinasi akan menciptakan herd immunity, dan akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk membaik dan bisa melesat ke zona positif pada tahun ini.

Indonesia menjadi salah satu negara dengan masyarakat yang di Vaksin

Setelah target penerima vaksin ditetapkan, maka langkah selanjutnya pemerintah akan menghitung berapa jumlah dosis yang dibutuhkan. Setidaknya, kata dia, rata-rata orang akan mendapatkan dua kali suntik, sehingga harus tersedia 182 dikali 2 dosis. Dia menyebut berdasarkan persatuan ahli-ahli di bidang pandemi, sekitar 70 persen harus dilakukan vaksinasi. Atau dalam hal ini ada sekitar 183 juta penduduk menjadi target KONG4D pemerintah untuk disuntikkan.

“Itulah sebabnya dua prinsip dasar dalam program vaksinasi di situasi pandemi atau wabah sebesar epidemi harus gratis dan sukarela. Itu dua prinsip yang harus dijunjung tinggi untuk menjamin keberhasilan program vaksinasi itu sendiri,” jelasnya. “Misalnya kalau kita mendapatkan akses untuk mendapatkan harga vaksin yang murah, melalui diplomasi multilateral dan sebagainya, itu juga memungkinkan salah satu alternatifnya. Kalau kualitas kan nanti akan sama, kalau dia sudah lolos uji klinis fase III, dan mendapatkan ijin dari BPOM ya kita akan menjamin bahwa kualitas vaksin itu akan sama,” pungkasnya.

IDI Cabang Surakarta mendukung maklumat dan arahan Pengurus Besar IDI yang mengimbau agar seluruh dokter anggota IDI mengikuti program vaksinasi Covid-19. Agar menghentikan polemik tentang vaksinasi Covid-19 karena prosedur keilmuan melalui uji klinis dan penilaian oleh otoritas Badan POM dan MUI sudah dinyatakan aman, efektif, suci dan halal. Vaksinasi Covid-19 dilaksanakan dalam empat tahapan mempertimbangkan ketersediaan, waktu kedatangan dan profil keamanan vaksin. Kelompok prioritas penerima vaksin adalah penduduk yang berdomisili di Indonesia yang berusia ≥ 18 tahun.

Dia menjelaskan vaksinasi diperlukan oleh Indonesia untuk mencapai kekebalan kelompok . Meski telah divaksin, Anda tetap harus mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19, seperti mencuci tangan, menjaga jarak fisik, dan menggunakan masker saat berada di luar rumah. Setelah menerima vaksin COVID-19, Anda diharuskan menunggu selama 30 menit di fasilitas kesehatan tempat vaksinasi dilakukan. Hal ini penting agar dokter atau perawat dapat melakukan observasi untuk mencegah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi vaksin COVID-19.

“Ini akan memungkinkan negara-negara miskin atau semua perusahaan di seluruh dunia yang mampu memproduksi vaksin untuk melakukan hal itu. Dapat berjalan seiring dengan transfer teknologi yang relevan,” kata Weinreich kepada DW. Namun, pemerintah terus menggulirkan bantuan insentif untuk masyarakat terdampak pandemi. Saat seseorang mendapatkan vaksin, tubuhnya akan membentuk kekebalan spesifik terhadap penyakit yang dapat dicegah oleh vaksin tersebut. Tahap eksplorasi merupakan tahap awal yang dilakukan melalui penelitian di laboratorium untuk mengidentifikasi antigen alami atau sintetis yang dapat mencegah suatu penyakit. Oleh karena itu, vaksinasi penting dilakukan sebagai bentuk perlindungan diri terhadap penyakit, terutama pada masa pandemi COVID-19. Tarmizi memastikan keamanan dan kehalalan vaksinasi Covid-19 sehingga semua penggiat diharapkan ikut serta divaksin.

Comments are closed.